Senin, 15 Agustus 2016

Meeting 2 Simulasi Digital : Komunikasi Dalam Jaringan [Lanjutan] (X / 1)

3. Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan

      Istilah Komunikasi Daring mengacu pada membaca, menulis, dan berkomunikasi melalui / menggunakan jaringan komputer. (Warschauer, M. 2001 pp. 207-212) 

     Dengan kata lain, Komunikasi Daring adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut komunikasi di dunia maya atau cyberspace. 

     Perkembangan pertama komunikasi daring dimulai pada tahun 1960-an, ketika peneliti Amerika mengembangkan protokol yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi atau pesan melalui komputer (Hafner & Lyon, 1996). Protokol tersebut dinamakan ARPANET, yang diluncurkan pada tahun 1969, akhirnya berkembang menjadi Internet. Internet berasal dari interconnected networks yang disingkat menjadi Internetwork, atau Internet, yang digunakan oleh sekitar 200 juta orang di seluruh dunia pada pergantian millennium ke-3. 

      Komunikasi daring menjadi mungkin dalam dunia pendidikan pertama kali pada tahun 1980-an, setelah pengembangan dan penyebaran komputer pribadi atau PC(personal computer). Latar belakang komunikasi daring dalam pembelajaran dan penelitian dapat dibagi menjadi dua periode yang berbeda, ditandai oleh pengenalan komputer sebagai media pendidikan pada tahun 1980-an dan munculnya world wide web pada pertengahan 1990-an. 

     Pada periode pertama, sejak pertengahan 1980-an para pendidik menemukan potensi media pendidikan untuk pengajaran bahasa (Cummins, 1986). Integrasi komunikasi yang dimediasi komputer di dalam kelas itu sendiri dibagi menjadi dua: yang pertama, beberapa pendidik mulai menggunakan e-mail untuk mengatur pertukaran informasi jarak jauh, dan yang kedua, pendidik mulai menggunakan program perangkat lunak sinkron (Daedalus Interchange. Daedalus Inc, 1989) untuk memungkinkan percakapan komputer antarkelas.

4. Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Daring

     Komunikasi daring memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan komunikasi konvensional, antara lain sebagai berikut :
  • Dapat dilakukan kapan saja di mana saja: dengan komunikasi daring, setiap pengguna dapat melakukan komunikasi di mana saja dan kapan saja, dengan syarat terkoneksi dengan jaringan internet dan memiliki sarana yang mencukupi.
  • Efisiensi biaya: berbeda dengan komunikasi konvensional, komunikasi daring tidak memerlukan pihak yang berkomunikasi untuk bertemu tatap muka, dengan komunikasi daring Anda dapat menghemat biaya transportasi.
  • Efisiensi waktu: komunikasi dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus membuang waktu dengan melakukan perjalanan. Pesan komunikasi dapat disampaikan pada saat itu juga dalam hitungan detik walaupun kedua pihak yang berkomunikasi saling berjauhan.
  • Terintegrasi dengan layanan TIK lainnya: sambil melakukan komunikasi daring, Anda dapat memanfaatkan layanan TIK lainnya untuk mendukung pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. Contoh layanan yang dapat digunakan seperti berbagi layar, presentasi, dan dokumen.
  • Meningkatkan intensitas berkomunikasi: komunikasi daring mendorong orang yang biasanya diam di dunia nyata, menjadi aktif saat berkomunikasi di dunia maya.
  • Meningkatkan partisipasi: dengan terbukanya jalur komunikasi, akan semakin banyak orang yang dapat berpartisipasi dalam diskusi.

     Selain keunggulan, komunikasi daring juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain sebagai berikut.
  • Tidak mewakili emosi pengguna: intonasi bicara, raut muka, gerakan tubuh, merupakan hal yang relatif sulit untuk dipahami melalui komunikasi daring.
  • Memerlukan perangkat khusus: dalam pelaksanaannya, komunikasi daring memerlukan adanya hardware, software.
  • Terlalu banyak informasi yang tidak penting: dalam komunikasi daring, seringkali informasi yang didapat menjadi terlalu banyak, sehingga membuat bingung si penerima.
  • Menyita konsentrasi: melakukan komunikasi daring tidak pada tempat dan waktu yang tepat, dapat mengabaikan atau menunda hal yang lain, bahkan membahayakan orang lain maupun diri sendiri.

By : kak.ridanmo@gmail.com

Meeting 1 Simulasi Digital : Komunikasi Dalam Jaringan (X / 1)

1. Pengertian Komunikasi 
Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk mengubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan (Effendy, 2000 : 13).
Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi, dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30).
Tidak ada kelompok yang dapat eksis tanpa komunikasi. Menurut Robbins (2002 : 310) komunikasi adalah pentransferan makna di antara anggota kelompok. Lewat pentrasferan makna, informasi dan gagasan dapat dihantarkan. Tetapi komunikasi bukan hanya sekedar menanamkan makna tetapi juga harus dapat dipahami.
“Komunikasi terjadi jika saya berbicara, Anda mengerti, dan sebaliknya jika Anda yang berbicara, saya mengerti” Jika Anda berbicara sedangkan mitra bicara Anda tidak mengerti, atau sebaliknya, maka komunikasi belum terjadi.

Beberapa fungsi dari komunikasi antara lain sebagai berikut.
  • Sebagai informasi: komunikasi membantu proses penyampaian informasi yang diperlukan individu dan kelompok untuk mengambil keputusan dengan meneruskan data dan menilai pilihan-pilihan alternatif.
  • Sebagai kendali: komunikasi bertindak untuk mengendalikan perilaku anggota dalam beberapa cara, setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh karyawan.
  • Sebagai motivasi: komunikasi membantu perkembangan motivasi dengan menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja jika itu di bawah standar.
  • Sebagai pengungkapan emosional: bagi sebagian komunitas, mereka memerlukan interaksi sosial, komunikasi yang terjadi di dalam komunitas itu merupakan cara anggota untuk menunjukkan kekecewaan dan rasa puas. Oleh karena itu, komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan dan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan sosial.
   
2. Jenis Komunikasi
  •  Komunikasi lisan atau verbal, yaitu komunikasi menggunakan kata-kata, baik hal itu diucapkan, maupun ditulis.
  • Komunikasi nirkata atau nonverbal, yaitu komunikasi menggunakan bahasa tubuh, bahasa gerak atau gerak isyarat (gesture), atau gambar
Komunikasi adalah perbuatan mentransfer pesan atau informasi dari satu tempat ke tempat lain, baik secara verbal atau lisan (menggunakan suara), tertulis (menggunakan barang cetak atau media digital seperti buku, majalah, laman, atau surel), maupun secara nirkata atau nonverbal (menggunakan bahasa tubuh, gerak isyarat (gesture), serta tekanan atau tinggi nada suara.
Kemampuan seseorang berkomunikasi diukur dari seberapa akurat informasi atau pesan yang dikirim oleh komunikator (pengirim informasi) dapat diterima oleh komunikan (penerima informasi) dan sebaliknya. Hal tersebut juga menjadi ukuran seberapa mahir kita berkomunikasi.

by : kak.ridanmo@gmail.com

Rabu, 16 Desember 2015

Contoh Makalah Analisa Web Interaksi Manusia dan Komputer ( IMK ) BSI

TUGAS AKHIR MATA KULIAH
INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
Pembahasan Antar Muka, Desain Layar, dan Usabilitas dari Situs www.smkalhudasadananya.sch.id
 
Disusun sebagai Bahan Presentasi Kelompok dan Tugas Akhir

Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)

Disusun Oleh :
1.      Dinda Marliana Putri Suryaman          12141542
2.      Ridan Nurfalah                                       12145082
3.      Yogi Septriana                                         12145104
4.      Muhammad Rafi Permana                    12145117
5.      Jajang Jaya Purnama                             12145334

Kelas : 12.3A.17

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA
AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
BINA SARANA INFORMATIKA
TASIKMALAYA

2015



Untuk Lebih lengkapnya bisa di download pada link dibawah ini :

Kata Pengantar : DOWNLOAD
BAB I, II, III, IV Makalah PSBO : DOWNLOAD

Contoh Makalah Pemodelan Sistem Berbasis Objek (PSBO) BSI

ANALISA SISTEM INFORMASI DAN PENYAJIAN SISTEM BERBASIS OBJEK

PEMASANGAN IKLAN PADA RADAR TV TASIKMALAYA



MAKALAH
Disusun sebagai Bahan Seminar / Presentasi Kelompok
Mata Kuliah Pemodelan Sistem Berbasis Objek

(PSBO)


Disusun Oleh :
Kelompok 9
1.    Herda Nursalam                   12143913
2.    Angga Permana                    12144975
3.    Ridan Nurfalah                    12145082
4.    Yogi Septriana                      12145104
5.    Jajang Jaya Purnama          12145334

Kelas : 12.3A.17

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA
AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA dan KOMPUTER
BINA SARANA INFORMATIKA
TASIKMALAYA
2015





Untuk Lebih lengkapnya bisa di download pada link dibawah ini :


Kata Pengantar : DOWNLOAD
BAB I Makalah PSBO : DOWNLOAD
BAB II Makalah PSBO : DOWNLOAD
BAB III dan IV Makalah PSBO : DOWNLOAD

Rabu, 25 November 2015

Contoh Makalah Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) BSI

ANALISA SISTEM INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
PADA RADAR TV TASIKMALAYA



MAKALAH
Disusun sebagai Bahan Seminar / Presentasi Kelompok
Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen
(SIM)

Disusun Oleh :
Kelompok 9
1.    Herda Nursalam                   12143913
2.    Angga Permana                    12144975
3.    Ridan Nurfalah                    12145082
4.    Yogi Septriana                      12145104
5.    Jajang Jaya Purnama          12145334

Kelas : 12.3A.17

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA
AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA dan KOMPUTER
BINA SARANA INFORMATIKA
TASIKMALAYA
2015





Untuk Lebih lengkapnya bisa di download pada link dibawah ini :

Cover Makalah SIM : DOWNLOAD
Kata Pengantar : DOWNLOAD
BAB I Makalah SIM : DOWNLOAD
BAB II Makalah SIM : DOWNLOAD
BAB III dan IV Makalah SIM : DOWNLOAD
Daftar Pustaka :  DOWNLOAD